501-2

dscn0719

KARANGTALUN——Gelontoran dana bernilai ratusan juta rupiah dari pemerintah pusat langsung dikucurkan ke desa lewat Program dana desa merupakan sesuatu yang sudah sangat lama kita butuhkan. Pembangunan berbasis desa kita harapkan dapat mengurangi berbagai persoalan yang ada. Desa Karangtalun di tahun 2016 menerima dana desa sejumlah Rp. 681.615.000,- yang dialokasikan untuk kegiatan bidang pembangunan dan bidang pemberdayaan, di bidang pembangunan ada lima kegiatan pembangunan sarana dan prasarana desa yang dibiayai dari dana desa diantaranya pembangunan talud di dusun Sikadut, pembangunan drainase dan sarana air bersih di dusun Karangklesem, pembangunan rabat beton dan talud di dusun Karangtalun. Dengan terbatasnya mata pencaharian di desa akan menjadi faktor yang berpengaruh melanggengkan kemiskinan, dengan dibangunnya berbagai kegiatan tersbebut akan dapat menyerap tenaga kerja dan mengurangi pengangguran sehingga dapat mendongkrak ekonomi warga.

Di bidang pemberdayaan diantaranya dialokasikan untuk rehab rumah tidak layak huni sejumlah 5 unit. Program ini pada dasarnya merupakan stimulan atau pendorong bagi warga miskin agar bisa memperbaiki rumahnya yang rusak, baik rusak ringan maupun rusak berat sehingga menjadi layak huni. Dengan bantuan dan stimulan dari pemerintah, diharapkan masyarakat secara bersama-sama bisa turut membantu memperbaiki rumah warga miskin, yang mengubah rumah warga miskin yang sebelumnya banyak yang bocor, lapuk bahkan hampir roboh, kini menjadi baik kembali, atau dengan kata lain menjadi layak huni. Atap rumah yang sebelumnya dari blik lapuk dengan bocor di sana sini, kini telah berganti dengan atap seng yang bebas bocor. Dinding yang sebelumnya berupa kayuk yang sudah lapuk kini diganti dengan kayu yang baru dan sebagian diganti dengan tembok walaupun tanpa plester. Lantai rumah yang sebelumnya tanah sebagian sudah berganti dengan semen kasar
Senyum lepas yang keluar dari bibir mereka menandakan hatinya sedang bahagia. Bahagia, karena diperhatikan oleh pemerintah hingga perbaikan rumah yang sebelumnya tidak mereka bayangkan itulah gambaran salah seorang penerima disela-sela pada saat musyawarah persiapan pelaksanaan di Kantor Desa Karangtalun. Editor/Admin : Sobirin