tumpeng

KARANGTALUN———–Hari jadi Kabupaten Purbalingga yang ke 186 tahun 2016 ditengarai dengan berbagai kegiatan diantaranya adalah Kreasi Tumpeng yang diselenggarakan pada hari Minggu, 18 Desember 2016 di Alun-alun Kota Purbalingga, Pemerintah Desa Karangtalun pun tidak ketinggalan ikut berpartisipasi dengan mengirimkan 2 aneka kreasi tumpeng untuk dipamerkan di Alun-alun Purbalingga hasil kreasi dua perangkat desa  yaitu Ibu Turinah dan Ibu Frenty.
Acara festival tumpeng tersebut diikuti oleh semua Desa / Kelurahan se Kabupaten Purbalingga bahkan dari Dinas yang ada di Kabupaten Purbalingga. Hari Jadi Kabupaten Purbalingga yang ke 186 tahun 2016 dengan tema ” Kerja Cerdas, Kerja Keras, dan Kerja Ikhlas.” Adapun kegiatan yang lain dalam rangka hari jadi Kabupaten Purbalingga yang ke 186 adalah PURBALINGGA EXPO 2016 dimulai tanggal 20 s/d 23 Desember 2016 bertempat di Stadion Goentoer Darjono Purbalingga.
Model tumpeng biasanya terdiri banyak bahan yang ditata sedemikian rupa hingga membentuk kreasi tampilan yang indah dan menarik. Nasi tumpeng biasanya identik dengan bentuk kerucut yang berupa nasi putih atau nasi kuning yang disusun menyerupai gunung yang berarti kokoh dan tidak mudah tercerai berai ( harapannya masyarakat Purbalingga akan tetap bersatu demi kemajuan kota yang kita cintai).
Tumpeng adalah sebuah tradisi warisan yang sudah turun temurun dari nenek moyang bangsa indonesia yang kental akan syarat dan makna yang terdapat dalam sebuah tumpeng itu sendiri, Bentuk nasi yang menyerupai gunung  sangat identik dengan budaya atau tradisi dari suku jawa. Sajian nasi ini sangat identik dengan budaya atau tradisi Selamatan (slametan) karena nasi tumpeng identik dengan upacara perayaan memiliki arti dan makna sebagai rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Jadi pembuatannya pun mengikuti pakem atau tema yang ada.
Semoga dengan hari jadi yang ke 186 tahun ini kedepan Kabupaten Purbalingga akan lebih maju di berbagai bidang. (Editor / Admin : Sobirin )