dscn0817

KARANGTALUN—- Desa sebagai unit terkecil pada pemerintahan daerah, perlu didorong untuk mampu secara mandiri memelihara dan meningkatkan kesehatan individu, keluarga dan masyarakat beserta lingkungannya. Bertempat di Aula Balai desa Karangtalun Kec. Bobotsari pada hari jum’at 4 Nopember 2016 Puskesmas Bobotsari adakan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) tentang penyuluhan menuju desa sehat mandiri. Ada beberapa komponen untuk menjadi desa sehat mandiri diantaranya : Poliklinik Kesehatan Desa (PKD), Forum Kesehatan Desa (FKD), Gotong royong bidang kesehatan, Usaha Kesehatan Masyarakat (UKM), Pengmatan dan Pemantauan serta Pembiayaan Kesehatan hal itu disampaikan oleh Ibu Titin Supriyantin dari Puskesmas Bobotsari pada saat memberikan paparan dalam musyawarah tersebut.

Desa sehat mandiri adalah desa yang secara mandiri mampu memberikan pelayanan kesehatan dasar yang berkualitas kepada masyarakatnya, serta antisipatif dan responsif terhadap kejadian-kejadian yang dapat menimbulkan dampak pada gangguan kesehatan masyarakat. Salah satu indikator keberhasilan perwujudan desa sehat mandiri adalah nantinya Poliklinik Kesehatan Desa / PKD tidak hanya berfungsi sebagai sarana pelayanan kesehatan, tetapi juga sekaligus sebagai pusat informasi kesehatan. Secara aktif PKD akan memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat di pedesaan.

Dengan demikian pengetahuan masyarakat tentang kesehatan akan meningkat dan mereka sadar tentang pentingnya perilaku hidup sehat serta bisa melindungi diri dari hal-hal yang membahayakan kesehatan, dengan harapan nantinya masyarakat berperan aktif bisa mengatasi sendiri.
Arah utama program desa sehat mandiri adalah menurunkan kematian ibu, kematian bayi, penurunan kasus gizi, peningkatan umur harapan hidup serta penurunan kasus-kasus resiko tinggi lainnya.——- Editor/admin : Sobirin